Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik yang tingkat morbiditas dan mortalitas meningkat setiap tahunnya. Indonesia merupakan negara yang menyandang peringkat ke 7 dari seluruh dunia 10,7 juta dengan penderita DMT2. Tujuan: Menganalisis hubungan latihan jasmani dengan kadar glukosa darah puasa pada pasien DMT2. Metode: Sebanyak 210 pasien DMT2 berpatisipasi dalam penelitian Cross Sectional. Kriteria inklusi subjek penelitian ini adalah pasien DMT2 berusia 20-60 tahun bertempat tinggal di Kabupaten Kudus. Pasien DMT2 dengan komplikasi dan menggunakan injeksi insulin tidak diikutsertakan dalam penelitian ini. Latihan Jasmani diperoleh menggunakan kuesioner dengan metode wawancara. Kadar glukosa darah puasa (GDP) diperoleh dari sampel darah vena pasien dengan metode hexokinase.Uji korelasi pearson digunakan untuk menguji hubungan antar variabel dengan nilai signifikansi 0,05. Hasil: Usia rata-rata subjek adalah 52.7+5.2 tahun. Sebanyak 89,5% subjek penelitian melakukan jasmani 150 menit/minggu. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang kuat latihan jasmani dengan kadar glukosa darah puasa pada penderita diabetes melitus tipe 2
Copyrights © 2021