Muhammad Ridwanto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ASUPAN ZINC DAN STRES PSIKOLOGIS DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH 2 JAM PASCA PUASA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Muhammad Ridwanto; Dewi Kusumawati; Fariza Yulia Kartika Sari
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 1, No 2 (2020): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v1i2.1111

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik yang tingkat morbiditas dan mortalitas meningkat setiap tahunnya. Indonesia merupakan negara yang menyandang peringkat ke 7 dari seluruh dunia 10,7 juta dengan penderita DMT2. Tujuan: Menganalisis hubungan asupan zinc dengan kadar glukosa darah 2 jam pasca puasa pada pasien DMT2. Metode: Sebanyak 210 pasien DMT2 berpatisipasi dalam penelitian Cross Sectional. Kriteria inklusi subjek penelitian ini adalah pasien DMT2 berusia 20-60 tahun bertempat tinggal di Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Banjarnegara. Pasien DMT2 dengan komplikasi dan menggunakan injeksi insulin tidak diikutsertakan dalam penelitian ini. Asupan zinc diperoleh dari Recall 24jam dan stress psikologis menggunakan Perceived Stress Scale (PSS-10). Kadar glukosa darah 2 Jam pasca puasa (GD2JPP) diperoleh dari sampel darah vena pasien dengan metode hexokinase.Uji korelasi pearson digunakan untuk menguji hubungan antar variabel dengan nilai signifikansi 0,05. Hasil: Usia rata-rata subjek adalah 52.7+5.2 tahun. Sebanyak 47.6% subjek penelitian DMT2 dengan overweight dan 14.7%  obesitas. Stres sedang didapatkan pada 89.5% subjek penelitian DMT2 dan 63.9% yang mengalami defisiensi asupan zinc dari kebutuhan per harinya. Asupan zinc (r=-0.712;95%CI= 0.049-0.003;p=0.024). Stres Psikologis (r=0.274;95% CI=1.959-1.611;p=0.042), Usia (r=0.378;95%CI=0.014-2.812;p=0.041). Indeks Masa Tubuh (r= 0.478; 95% CI=3.748-432; p=0.032 Kesimpulan: Terdapat hubungan yang kuat dan signifikan asupan zinc, stres psikologis, usia dan IMT dengan kadar GD2JPP pada subjek DMT2
HUBUNGAN LATIHAN JASMANI DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Muhammad Ridwanto; Dwi Astuti; Dewinta Hayudanti
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 2, No 2 (2021): JURNAL MEDIKA INODNESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v2i2.1950

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik yang tingkat morbiditas dan mortalitas meningkat setiap tahunnya. Indonesia merupakan negara yang menyandang peringkat ke 7 dari seluruh dunia 10,7 juta dengan penderita DMT2. Tujuan: Menganalisis hubungan latihan jasmani dengan kadar glukosa darah puasa pada pasien DMT2. Metode: Sebanyak 210 pasien DMT2 berpatisipasi dalam penelitian Cross Sectional. Kriteria inklusi subjek penelitian ini adalah pasien DMT2 berusia 20-60 tahun bertempat tinggal di Kabupaten Kudus. Pasien DMT2 dengan komplikasi dan menggunakan injeksi insulin tidak diikutsertakan dalam penelitian ini. Latihan Jasmani diperoleh menggunakan kuesioner dengan metode wawancara. Kadar glukosa darah puasa (GDP) diperoleh dari sampel darah vena pasien dengan metode hexokinase.Uji korelasi pearson digunakan untuk menguji hubungan antar variabel dengan nilai signifikansi 0,05. Hasil: Usia rata-rata subjek adalah 52.7+5.2 tahun. Sebanyak 89,5% subjek penelitian melakukan jasmani 150 menit/minggu. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang kuat latihan jasmani dengan kadar glukosa darah puasa pada penderita diabetes melitus tipe 2