AbstrakLatar belakang: Komposisi microbiota dalam saluran cerna anak mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan. Beberapa patogen di dalam usus berfungsi dalam peningkatan penyerapan gizi. Konsumsi makanan prebiotic (yang kaya microbiota saluran cerna) akan menstimulasi pertumbuhan flora bakteri dalam usus dan meningkatkan kesehatan tubuh. Ketika saluran pencernaan anak sehat dan penyerapan zat gizi maksimal maka secara tidak langsung menurunkan risiko masalah gizi terutama stunting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji artikel tentang hubungan sinbiotik dengan mikrobiota saluran cerna pada anak stunting di Indonesia. Metode penelitian: Penelitian ini literature review dengan pendekatan analisis deskriptif dan menggunakan desain systematic review. Penelusuran jurnal menggunakan situs pencarian pada google scholar, Pubmed, DOAJ dan Plos One dengan kata kunci prebiotic, sinbiotik dan stunting . Hasil penelitian: Sinbiotik menggunakan campuran beberapa kultur bakteri asam laktat seperti Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus plantarum Dad 13 yang telah diketahui bersifat probiotik. Kombinasi ini dapat meningkatkan daya tahan bakteri probiotik yaitu dengan menstimulasi pertumbuhan flora bakteri dalam usus seperti Lactobacilli, bifidobacterial dan prevotella 9 yang mana berfungsi untuk meningkatkan imunitas saluran cerna, mengurangi populasi bakteri patogen dan meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek. Prevotella 9 berkorelasi positif dengan tinggi badan dan berat badan Kesimpulan: Konsumsi prebiotic dan sinbiotik berpengaruh nyata terhadap komposisi gut microbiota usus yaitu peningkatan populasi Prevotella 9, L.plantarum dan Bifidobacterium; penurunan populasi EnterobacteriaceaeKata Kunci: Sinbiotik, prebiotik, stunting
Copyrights © 2023