SEMAR
Vol 14, No 2 (2025): November

Optimalisasi pemanfaatan lahan kosong sebagai sarana budidaya tanaman holtikultura oleh PKK Kalisegoro

Shofia Nur Awami (Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim)
Ahmad Muhtadin (Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim)
Puspita Wijayanti (Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Tengah)
Lu'lu'a Ulyn Ni'mah (Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim)



Article Info

Publish Date
08 Jan 2026

Abstract

Wilayah RT 04 RW 04 Kalisegoro yang dulunya merupakan lahan tegalan, sekarang sebagian wilayahnya beralih fungsi menjadi area kompleks perumahan. Meskipun sudah menjadi area perumahan, terdapat sebagian kecil lahan yang dibiarkan kosong, dan belum dimanfaatkan secara optimal, dikarenakan lahan tersebut sedianya untuk fasilitas umum area perumahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membenahi lahan, menata agar terlihat rapi, memotivasi warga dan memanfaatkan lahan kosong untuk berbudidaya tanaman hortikultura oleh ibu-ibu Dawis dan Anggota PKK RT 04. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada bulan September hingga Desember 2024. Metode pengabdian yang digunakan adalah pemberdayaan ibu-ibu dawis dan PKK melalui kegiatan pendampingan pemanfaatan lahan kosong, pembuatan sarana dan prasarana budidaya, sekaligus mengusahakan tanaman hortikultura. Tahapan kegiatan meliputi: koordinasi dan survei awal, perencanaan tata letak, perbaikan serta pembuatan sarana prasarana, pembinaan lapangan, dan monitoring. Kegiatan pengabdian melibatkan ibu-ibu anggota PKK dan Dawis di RT 04/04 Kalisegoro, serta dibantu 4 (empat) mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim. Hasil kegiatan diantaranya, tertatanya lahan menjadi rapi, semula dengan ukuran sekitar 130 m2, dibiarkan terbengkelai (belum dimanfaatkan), sekitar 4 x 10 m bagian lahan ditata ulang. Dari bagian lahan yang tertata, sebagian dibuat petak-petak tanam sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media tanam tanaman hortikultura, selain itu lingkungan menjadi bersih dan dapat menghasilkan sayuran. Disisi lain motivasi ibu-ibu anggota PKK dan dawis untuk berbudidaya serta merawat tanaman menjadi meningkat. Tanaman hortikultura yang ditanam adalah tanaman cabai (cabai rawit dan cabai merah), tomat dan terong, yang masing-masing tanaman disediakan sejumlah 100 bibit. Akhir kegiatan, tanaman hortikultura yang dibudidayakan di lahan setempat, ternyata belum menghasilkan secara optimal dikarenakan ada hama dan penyakit yang menyerang, seperti hama belalang hijau, lalat buah, virus gemini dan penyakit hama layu.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jurnal-semar

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community ...