Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MEMBANGUN SISTEM KEUANGAN SYARIAH YANG AKUNTABEL DAN TRANSPARAN DENGAN RANCANG BANGUN APLIKASI BERBASIS WEB PADA DAYAH TERPADU AL-MUNJIYA Lestari, Soraya; Payana, Mahendar Dwi; Yusian TB, Desita Ria; Albar, Rizka; Muhtadin, Ahmad
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v10i1.3964

Abstract

Akuntabilitas dan transparansi merupakan hal utama dalam membangun sistem akuntansi keuangan berbasis syariah. Akuntabilitas dibagun berdasarkan tanggungjawab atas pekerjaan yang dilakukan dengan prinsip amanah dan dapat dipertanggungjawabkan. Begitu pula dengan transparansi, yang menunjukkan keterbukaan informasi atas pengelolaan keuangan yang dilakukan di dalam pesantren. Selama ini system keuangan tradisional masih digunakan dalam pencatatan transaksi keuangan di pesantren Al-Munjiya. Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan yang menjadi hal penting dalam membagung system keuangan syariah dengan mengaplikasikan teknologi berbasis web. Sehingga, masalah yang sering muncul dalam transaksi dan pembukuan dapat diminimalisir. Penelitian ini membangun sebuah aplikasi tabungan siswa berbasis web yang menggunakan codeigniter dan bahasa pemrograman PHP. Web ini dapat mempermudah proses pencarian data tabungan, penginputan data tabungan dan penjumlahan saldo, sehingga informasi yang ingin didapat nanti akan berjalan dengan cepat dan akurat.Kata Kunci: Keuangan Syariah, Akuntabel, Transparan, Rancang Bangun, Aplikasi WebAccountability and transparency are the main things in building a Sharia-based financial accounting system. Accountability is built on responsibility for work carried out with the principle of trust and accountability. Likewise, transparency, which shows openness of information regarding financial management, is carried out in Islamic boarding schools. So far, the traditional financial system is still used to record financial transactions at the Al-Munjiya Islamic boarding school. This research aims to build accountability and transparency in financial management which is important in developing the sharia financial system by applying web-based technology. So, problems that often arise in transactions and bookkeeping can be minimized. This research builds a web-based student savings application that uses CodeIgniter and the PHP programming language. This website can simplify searching for savings data, inputting savings data, and adding up balances so that the information you want to obtain later will be carried out quickly and accurately.Keywords: Sharia Finance, Accountable, Transparent, Design, Web Application
Motivasi Intrinsik Member Mengikuti Latihan Beban di Fitness X Denpasar Dalam Perspektif Self-Determination Theory Muhtadin, Ahmad; Hartika, Listiyani Dewi; Dewi, Ni Nyoman Ari Indra
JURNAL PSIKOLOGI MANDALA Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL PSIKOLOGI MANDALA
Publisher : Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpm.v9i2.4610

Abstract

This research aimed to understand intrinsic motivation in individuals who engaged in weight training/fitness at Fitness X Denpasar based on Self-Determination Theory. The research used a descriptive quantitative approach, involving 161 members of Fitness X Denpasar who were selected through a probability sampling technique. The research employed a survey method with a Likert scale based on Self-Determination Theory (autonomy, relatedness, and competence) to measure the intrinsic motivation of Fitness X Denpasar members. After undergoing validity and reliability tests, the scale yielded 21 valid items with a Cronbach's Alpha of 0.968, which indicated high reliability. The results showed that, based on demographic characteristics (gender, age, education, and occupation), the majority of respondents at Fitness X Denpasar had intrinsic motivation that fell into the high to very high category according to Self-Determination Theory. This descriptive analysis indicated that the intrinsic motivation of individuals for weight training at Fitness X Denpasar was generally high according to Self-Determination Theory, with an average score of 75.80 and the majority of respondents in the high to very high categories. These findings affirmed that self-determination played a crucial role in shaping and maintaining individuals' intrinsic motivation for engaging in fitness training.
ANALISIS PENGARUH IKLIM MIKRO TERHADAP AKTIVITAS LEBAH KELULUT (Trigona sp.) DI PESANTREN MIFTAHUL ULUM TABALONG Muhtadin, Ahmad; Arifin, Yudi Firmanul; Achmad, Basir
Jurnal Sylva Scienteae Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v9i1.18404

Abstract

Salah satu keanekaragaman hayati yang dapat dibanggakan Indonesia adalah serangga dimana lebah madu kelulut termasuk hewan serangga bersayap, sebagai penghasil madu yang telah lama dikenal manusia. Pembudidayaan madu kelulut memberikan dampak yang baik terhadap perekonomian masyarakat yang mengelolanya dimana permintaan madu akhir-akhir ini meningkat secara signifikan, terutama di masa pandemi Covid-19. Kondisi lingkungan yang terdapat di Pondok Pesantren Miftahul Ulum masih belum diketahui apakah sudah bagus untuk dilakukan pembudidayaan lebah kelulut. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis perbedaan iklim mikro (suhu, kelembapan dan intensitas cahaya) pada pagi (08.00-09.00 WITA), siang (12.00-13.00 WITA) dan sore (16.00-17.00 WITA) hari terhadap aktifitas lebah kelulut serta menentukan korelasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis korelasi bivariat dengan Uji Pearson dan analisis korelasi. Hasil dari penelitian ini yaitu jumlah individu lebah madu kelulut yang beraktifitas tertinggi ditemukan pada siang hari dan terendah pada sore hari dimana suhu yang diperlukan pada aktivitas lebah kelulut berkisar 26,7 oC – 32,4 oC yang memiliki korelasi 0,6558 dimana arah trendline mengarah ke atas sehingga memiliki hubungan yang positif, kelembapan udara di sekitar habitat kelulut berkisar antara 68 – 99% dengan nilai korelasi dimana hubungan antara kelembapan dan aktivitas lebah kelulut berbanding terbalik atau negatif, berpengaruh agak lemah, dan memiliki interpretasi yang lemah, serta intensitas cahaya di habitat kelulut berkisar antara 123 – 1087 Lux dengan Hubungan korelasi antara intensitas cahaya dan aktivitas lebah kelulut bernilai 0.3046 yang memiliki hubungan berbanding terbalik atau negatif yang lemah dimana tidak memberikan dampak signifikan antara keduanya