SEMAR
Vol 14, No 1 (2025): Mei

Otomatisasi Kendali Suhu di Kolam Bioflok dalam Budidaya Ikan Nila di Kemuning Berbasis IoT

Yudi Rinanto (Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia)
Ganisca Fenny Fausyiah (Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia)
Dilaisna Auliasari Ramadhan (Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia)
Jihan Afifah Nugrahaini (Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia)
Alifia Harisma Rustantii (Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia)
Disma Miftakul Jannah (Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia)
Galuh Fitri Andini (Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia)
Zuhad Tri Atmaja Ahmad (Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia)
Taufiqurrohman Sayyaf (Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia)
Khairunisa Latifa (Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia)
Alvi Umayah (Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
15 Jul 2025

Abstract

Ketidakstabilan suhu air kolam bioflok menjadi salah satu tantangan utama dalam budidaya ikan nila di Desa Kemuning, yang berdampak pada pertumbuhan ikan dan produktivitas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan sistem otomatisasi kendali suhu berbasis Internet of Things (IoT) untuk menjaga stabilitas suhu air pada rentang optimal, yaitu 23–24°C. Metode pengabdian meliputi sosialisasi teknologi kepada peternak, pembuatan dan pemasangan sistem kendali suhu, serta evaluasi kinerja sistem selama lima bulan. Hasil menunjukkan bahwa sistem berhasil menjaga suhu air sesuai rentang optimal, dengan rata-rata waktu operasional heater 9 jam per hari. Tingkat kelangsungan hidup ikan mencapai 97,9%, dan produktivitas meningkat 15% dibanding metode konvensional. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi IoT dapat meningkatkan keberlanjutan budidaya ikan nila sekaligus mendukung kesejahteraan ekonomi masyarakat. Kata kunci: suhu air, bioflok, IoT, tilapia, otomatisasi, ikan nila

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jurnal-semar

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community ...