SEMAR
Vol 15, No 1 (2026): Mei

Perubahan dan Keberlanjutan Kesenian Cetik dalam Dinamika Budaya Lampung

Muhammad Yoga Supeno (Institut Seni Indonesia Yogyakarta)
Daniel de Fretes (Institut Seni Indonesia Yogyakarta)
Erlika Firanda (ISBI Kalimantan Timur)



Article Info

Publish Date
22 Jan 2026

Abstract

Kesenian cetik menghadapi tantangan keberlanjutan yang kompleks akibat pergeseran nilai sosial-budaya dan arus globalisasi. Artikel ini mengkaji perubahan dan keberlanjutan kesenian cetik sebagai alat musik khas masyarakat Lampung dalam konteks sosial budaya yang berkembang. Terdapat perbedaan nama instrumen ini yaitu antara cetik dan gamolan pekhing yang kerap menimbulkan perdebatan di masyarakat. Riset etnografi dilakukan di Bandar Lampung dengan melibatkan budayawan, akademisi, praktisi, dan pengrajin instrumen tradisional. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran fungsi cetik dari alat komunikasi menjadi simbol identitas dan media pendidikan. Temuan kunci mengungkap munculnya konflik otoritas budaya terkait perdebatan terminologi antara "cetik" dan "gamolan pekhing" serta rendahnya keterlibatan generasi muda meskipun kesenian cetik telah terintegrasi dalam kurikulum formal. Perubahan yang terjadi seputar kesenian cetik bersifat adaptif yakni dalam inovasi bentuk, sistem penalaan, serta estetika visual agar tetap relevan di era globalisasi. Pelestarian cetik memerlukan harmonisasi antara jalur formal dan jalur informal guna membangun ruang apresiasi yang berkelanjutan.Kata kunci: cetik; gamolan pekhing; dinamika budaya; Lampung

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jurnal-semar

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community ...