Mayoritas penduduk Desa Jrahi, Kabupaten Pati, bekerja sebagai petani dengan potensi hasil pertanian yang beragam, seperti kopi, jahe, dan sayuran. Namun, ketergantungan pada tengkulak sering kali menyebabkan harga jual yang rendah, sehingga merugikan petani. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan membentuk koperasi pemasaran bagi Kelompok Tani Desa Jrahi. Metode yang digunakan adalah ABCD (Asset-Based Community Development), meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan monitoring. Kegiatan ini dilaksanakan dari bulan oktober hingga desember tahun 2024 melibatkan 30 peserta dari petani dan perwakilan pemerintah desa, bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret dan PT. Mekar Saluyu Grup dalam program Matching Fund Kemdikbudristek 2024. Hasilnya, koperasi pemasaran Insan Agro Jrahi berhasil dibentuk dengan struktur organisasi, akta pendirian, dan legalitas resmi berupa Surat Keputusan (SK). Koperasi ini diharapkan menjadi wadah pemasaran produk pertanian yang lebih kompetitif dan memperluas akses pasar, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani. Tahap monitoring menunjukkan pertumbuhan anggota koperasi dan keberlanjutan program kerja koperasi. Kesimpulannya, pembentukan koperasi ini membuktikan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan yang sistematis untuk penguatan ekonomi lokal secara berkelanjutan.Kata kunci : Pendampingan, Ekonomi Lokal, Koperasi
Copyrights © 2025