Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Vermicomposting of Oil Palm Waste-Based Spent Mushroom Substrate (Frond, Leaf, and Empty Fruit Bunch) as a Sustainable Organic Amendment: Quality Assessment of Nutrient Transformation and Physicochemical Properties Julsento HP; Herlina Mega Puspitasari; Nurcahyono Nurcahyono
Tropical Plantation Journal Vol 5, No 2 (2026): TROPICAL PLANTATION JOURNAL
Publisher : Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56125/tpj.v5i2.107

Abstract

Akumulasi limbah pertanian yang semakin meningkat, khususnya substrat jamur bekas (SMS) dan limbah padat kelapa sawit, merupakan tantangan lingkungan yang signifikan dalam sistem agroindustri tropis. Studi ini mengkaji transformasi fisikokimia SMS berbasis limbah kelapa sawit—yang terdiri dari pelepah, daun, dan tandan buah kosong—selama proses vermikompos menggunakan Eisenia fetida. Proses vermikompos dilakukan dalam kondisi terkontrol dan sifat fisikokimia substrat yang diukur sebelum dan sesudah proses. Parameter yang diukur meliputi suhu, kadar udara, konduktivitas listrik (EC), pH, nitrogen total (N), total fosfor (P), kalium total (K), dan indeks kesuburan tanah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada konsentrasi unsur hara setelah vermikompos: total N meningkat dari 64,33 menjadi 217,67 mg/kg (+238,4%), total P dari 90,33 menjadi 305,00 mg/kg (+237,7%), dan total K dari 206,67 menjadi 697,67 mg/kg (+237,6%). Konduktivitas listrik meningkat secara signifikan dari 1.293,33 menjadi 4.365,00 µS/cm (+237,5%), yang mencerminkan peningkatan konsentrasi zat terlarut ionik yang terkait dengan mineralisasi bahan organik. Indeks kesuburan tanah secara keseluruhan menunjukkan peningkatan sebesar 237,7%, naik dari 711,00 menjadi 2.400,33 mg/kg. pH tetap stabil pada 7,70, menunjukkan kondisi netral hingga sedikit basa yang membantu ketersediaan unsur hara. Temuan ini menegaskan bahwa vermikompos limbah kelapa sawit berbasis SMS merupakan strategi biokonversi yang efektif, menghasilkan vermikompos kaya nutrisi dengan potensi kuat sebagai bahan perbaikan tanah berkelanjutan untuk sistem pertanian tropis. Studi ini menyediakan data dasar penting untuk mengoptimalkan pengelolaan limbah biosirkular di sektor kelapa sawit Indonesia.
Penguatan Ekonomi Lokal melalui Pendirian Koperasi Petani Arinta Kusumawardhani; Chairul Huda Atma Dirgatama; Herlina Mega Puspitasari; Rio Dian Permana
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.98005

Abstract

Mayoritas penduduk Desa Jrahi, Kabupaten Pati, bekerja sebagai petani dengan potensi hasil pertanian yang beragam, seperti kopi, jahe, dan sayuran. Namun, ketergantungan pada tengkulak sering kali menyebabkan harga jual yang rendah, sehingga merugikan petani. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan membentuk koperasi pemasaran bagi Kelompok Tani Desa Jrahi. Metode yang digunakan adalah ABCD (Asset-Based Community Development), meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan monitoring. Kegiatan ini dilaksanakan dari bulan oktober hingga desember tahun 2024 melibatkan 30 peserta dari petani dan perwakilan pemerintah desa, bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret dan PT. Mekar Saluyu Grup dalam program Matching Fund Kemdikbudristek 2024. Hasilnya, koperasi pemasaran Insan Agro Jrahi berhasil dibentuk dengan struktur organisasi, akta pendirian, dan legalitas resmi berupa Surat Keputusan (SK). Koperasi ini diharapkan menjadi wadah pemasaran produk pertanian yang lebih kompetitif dan memperluas akses pasar, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani. Tahap monitoring menunjukkan pertumbuhan anggota koperasi dan keberlanjutan program kerja koperasi. Kesimpulannya, pembentukan koperasi ini membuktikan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan yang sistematis untuk penguatan ekonomi lokal secara berkelanjutan.Kata kunci : Pendampingan, Ekonomi Lokal, Koperasi