Penelitian ini menganalisis risiko banjir di Kabupaten Sumbawa dengan memprediksi curah hujan bulanan menggunakan model SARIMAX (Seasonal AutoRegressive Integrated Moving Average with Exogenous Variables) dengan memasukkan indeks Southern Oscillation Index (SOI) sebagai variabel eksogen. SARIMAX dipilih karena kemampuannya dalam menangkap pola musiman dan tren curah hujan serta mempertimbangkan pengaruh fenomena iklim global seperti El Niño dan La Niña. Data curah hujan dan SOI yang digunakan mencakup periode November 2000 hingga Oktober 2024. Hasil evaluasi model menunjukkan tingkat akurasi yang cukup baik dengan Mean Absolute Error (MAE) sebesar 37,61 mm dan Root Mean Squared Error (RMSE) sebesar 42,84 mm. Prediksi menunjukkan peningkatan curah hujan signifikan pada bulan Desember hingga Februari, yang menandakan periode risiko banjir tertinggi. Berdasarkan hasil prediksi ini, direkomendasikan beberapa langkah mitigasi, termasuk peningkatan infrastruktur penampungan air, pengelolaan waduk, penguatan sistem drainase, serta edukasi masyarakat untuk kesiapsiagaan banjir. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan sistem mitigasi banjir yang lebih efektif di Kabupaten Sumbawa dan dapat diaplikasikan di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
Copyrights © 2025