Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar IPS di SDN 156 Palembang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif menggunakan teknik purposive sampling terhadap satu guru serta satu peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memanfaatkan lingkungan sekolah melalui simulasi dan pembelajaran pribadi, yang menaikkan partisipasi serta pemahaman peserta didik. Faktor pendukung mencakup dukungan kepala sekolah serta fasilitas yang memadai, sedangkan kendala utamanya ialah keterbatasan ketika serta partisipasi siswa yang tak merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan sekolah bisa sebagai laboratorium pembelajaran kontekstual yang efektif dalam pendidikan IPS. Abstract This study aims to analyze the utilization of the surrounding environment as a learning resource for Social Studies (IPS) at SDN 156 Palembang. The method used is descriptive qualitative, employing purposive sampling involving one teacher and one student. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using an interactive model. The results of the study show that the teacher utilizes the school environment through simulations and personalized learning, which increases student participation and understanding. Supporting factors include the principal’s support and adequate facilities, while the main obstacles are time limitations and uneven student participation. This study concludes that the school environment can serve as an effective contextual learning laboratory in Social Studies education.
Copyrights © 2025