Kosmetik berbahaya yang mengandung merkuri masih beredar luas dan digunakan oleh masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa, akibat kurangnya literasi tentang bahan berbahaya dan kuatnya pengaruh promosi kosmetik pemutih instan. Merkuri bersifat toksik dan dapat menimbulkan kerusakan permanen pada kulit serta organ tubuh. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi persepsi dan perilaku mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Makassar dalam penggunaan kosmetik bermerkuri serta mengenalkan alternatif kosmetik berbahan alami yang aman dan mudah diaplikasikan. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif, pemaparan regulasi BPOM, demonstrasi identifikasi sederhana kandungan merkuri, dan praktik pembuatan kosmetik alami. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner pra dan pasca-kegiatan untuk mengukur perubahan persepsi, tingkat pengetahuan, dan kecenderungan perilaku penggunaan kosmetik aman. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman mahasiswa mengenai bahaya merkuri, dari 52% sebelum kegiatan menjadi 91% setelah penyuluhan. Peserta menunjukkan kepekaan lebih tinggi dalam menilai legalitas dan keamanan produk, serta minat besar untuk beralih ke kosmetik alami seperti masker berbahan kunyit, madu, dan lidah buaya. Program ini dinilai efektif dalam membentuk kesadaran kritis mahasiswa sebagai calon ilmuwan yang berperan dalam edukasi kesehatan masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong terwujudnya komunitas kampus yang lebih peduli terhadap penggunaan kosmetik aman dan bebas bahan berbahaya.
Copyrights © 2025