Pendahuluan Era digital membawa banyak perubahan dalam dunia perpustakaan. Peran pustakawan tidak hanya sebagai pengelola koleksi tercetak di perpustakaan, sebagai pengelola informasi digital. Personal branding sebagai cara dalam membangun citra diri dan profesional yang kuat dan konsisten. Pustakawan harus mempunyai personal branding yang baik di era digital. Tujuan penelitian ini untuk memberi wawasan pada pustakawan mengenai bagaimana personal branding yang harus dimiliki sebagai penyesuain perkembangan zaman. Metode Pengumpulan Data. Metode penelitian menggunakan pendekatan library research. Pengumpulan data dari kepustakaan seperti buku-buku, dokumen serta sarana terkait yang sesuai dengan permasalahan ini. Hasil pencarian data kemudian di analisis untuk mendapatkan kesimpulan sebagai jawaban rumusan masalah penelitian ini. Hasil dan Diskusi. Personal branding bagi pustakawan sangat penting untuk menyesuaikan perkembangan zaman. Personal branding di era digital dapat dilakukan dengan; 1) Diferensiasi diri, 2) Menciptakan pengaruh positif, 3) Pengendalian citra. Penerapan personal branding pustakawan di era digital dapat dilakukan dengan 1) Menentukan nilai dan kepribadian, 2) membuat konten yang berkualitas, 3) Melakukan branding secara konsisten, 4) Membangun jaringan kerjasama, 5) Menggunakan Visual Branding, 6) Memperhatikan umpan balik, 7) Memperbaruhi profil dan portofolio, 8) Menjaga integritas online, 9) Menciptakan jejak digital. Simpulan. Personal branding yang baik dapat menjadi kunci keberhasilan pustakawan dalam menghadapi tantangan dan perkembangan di era digital.
Copyrights © 2025