Bagas Aldi Pratama
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Urgensi Personal Branding Pustakawan Pada Era Digital Hati Murdani; Anis Masruri; Bagas Aldi Pratama; Elsa Listia Bella
Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/2ajtpb74

Abstract

Pendahuluan Era digital membawa banyak perubahan dalam dunia perpustakaan. Peran pustakawan tidak hanya sebagai pengelola koleksi tercetak di perpustakaan, sebagai pengelola informasi digital. Personal branding sebagai cara dalam membangun citra diri dan profesional yang kuat dan konsisten. Pustakawan harus mempunyai personal branding yang baik di era digital. Tujuan penelitian ini untuk memberi wawasan pada pustakawan mengenai bagaimana personal branding yang harus dimiliki sebagai penyesuain perkembangan zaman. Metode Pengumpulan Data. Metode penelitian menggunakan pendekatan library research. Pengumpulan  data dari kepustakaan seperti buku-buku, dokumen serta sarana terkait yang sesuai dengan permasalahan ini. Hasil pencarian data kemudian di analisis untuk mendapatkan kesimpulan sebagai jawaban rumusan masalah penelitian ini. Hasil dan Diskusi. Personal branding bagi pustakawan sangat penting untuk  menyesuaikan perkembangan zaman. Personal branding di era digital dapat dilakukan dengan; 1) Diferensiasi diri, 2) Menciptakan pengaruh positif, 3) Pengendalian citra. Penerapan personal branding pustakawan di era digital dapat dilakukan dengan 1) Menentukan nilai dan kepribadian, 2) membuat konten yang berkualitas, 3) Melakukan branding secara konsisten, 4) Membangun jaringan kerjasama, 5) Menggunakan Visual Branding, 6) Memperhatikan umpan balik, 7) Memperbaruhi profil dan portofolio, 8)  Menjaga integritas online, 9) Menciptakan  jejak digital. Simpulan. Personal branding yang baik dapat menjadi kunci keberhasilan pustakawan dalam menghadapi tantangan dan perkembangan di era digital.
Mengintegrasikan kegiatan literasi dengan keterampilan berbicara siswa SDN 2 Tanjungsari Kabupaten Tulungagung Inne Arummaisha Chairani; Bagas Aldi Pratama
Librarium: Library and Information Science Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Librarium: Library and Information Science Journal
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/librarium.v3i1.2713

Abstract

This study aims to analyze the application of the storytelling method in improving the literacy skills of third-grade students at SDN 2 Tanjungsari, Boyolangu District, Tulungagung Regency. This study uses a descriptive qualitative approach with 42 students as research subjects. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation of activities. The storytelling method was applied through activities such as listening to stories with contextual themes, rewriting the content of the stories, and reading the results aloud in front of the class. The results of the study showed positive developments in students' literacy skills, including reading, writing, and speaking. Students were able to construct simple sentences more coherently, showed increased confidence in reading their writing, and participated more actively in speaking activities. However, there were still obstacles in the form of spelling errors, varying reading fluency, and limited vocabulary in some students. Overall, the storytelling method proved to be effective as a contextual and enjoyable integrated literacy learning approach for elementary school students, especially in lower grades. This method can be applied in long-term learning as a more innovative, creative, and student-centered learning approach.