Pendahuluan. Serangan hama merupakan salah satu faktor penyebab yang mempengaruhi kualitas tebu, terdapat lebih dari 100 jenis hama yang menyerang tanaman tebu, salah satunya yaitu hama uret. Uret (Lepidiota stigma F.) merupakan hama yang menyerang bagian akar tanaman tebu, dampak yang disebabkan akibat terserang hama uret ini yaitu tanaman menjadi layu dan menguning mirip gejala kekeringan kemudian mengakibatkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk pengendalian serangan hama uret dengan menggunakan agens hayati salah satunya cendawan Metarhizium anisopliae. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian Metarhizium anisopliae berpengaruh terhadap populasi dan mortalitas hama uret tebu. Metode Pengumpulan Data. Terdiri dari 2 perlakuan yaitu P0 (Kontrol) dan P1 (Metarhizium anisopliae dengan kerapatan 1 x 109 spora/ml). Parameter pengamatan berupa populasi, mortalitas, dan perubahan fisik hama uret. Metode penelitian ini menggunakan uji T independent. Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Metarhizium anisopliae berpengaruh nyata terhadap populasi,mortalitas, dan perubahan fisik hama uret. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi uret tebu menurun sebesar 1,63 larva/rumpun, dan menghasilkan persentase mortalirtas hingga 68%. Simpulan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka disimpulkan bahwa pemberian cendawan M. anisopliae berpengaruh sangat nyata terhadap parameter populasi dan mortalitas hama uret tebu. Hama uret yang diberi perlakuan M.anisopliae memiliki ciri – ciri tubuhnya mengeras dan warnanya berubah menjadi menghitam.
Copyrights © 2025