Pendahuluan. Tanaman Tebu (Saccaharum officinarum L.) merupakan tanaman penghasil gula yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari (Ilhamsyah, 2022). Tingkat produktivitas tebu di Indonesia tergolong rendah, yaitu sekitar 5.512 kg/hektar. Tingkat produktivitas tebu nasional yang rendah ini tidak dapat mengimbangi tingginya konsumsi gula nasional membuat Indonesia harus mengimpor gula dari luar negeri. Salah satu penyebab produktivitas tebu kurang optimal adalah serangan hama dan penyakit (Muliasari & Trilaksono, 2021). Hama uret (Lepidiota stigma F.) merupakan salah satu hama tanaman tebu yang dapat menyebabkan kerusakan hingga 50%. Untuk pengendalian hama uret dapat menggunakan pengendalian hayati yang berupa cendawan Metarhizium anisopliae. Metode Pengumpulan Data. Terdiri dari 2 perlakuan yaitu P0 (kontrol) dan P1 (Pengaplikasian M. anisopliae dengan kerapatan 109 spora/ml) dengan masing-masing perlakuan terdiri dari 30 sampel dan menggunakan metode aplikasi dengan cara ditabur secara langsung. Parameter penelitian ini meliputi populasi, mortalitas, dan perubahan fisik hama uret tebu. Analisis data menggunakan uji T-Test Independent. Hasil dan Diskusi. Pada pengamatan perlakuan P0 (kontrol) menunjukkan mortalitas pada pengamatan ke-1 sampai ke-4 adalah 0%. Sedangkan, pada perlakuan P1 (M. anisopliae) menunjukkan rata-rata mortalitas mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yaitu dengan persentase mortalitas yang mencapai 67,5% pada pengamatan ke-4. Populasi hama uret pra aplikasi P1 memiliki rata rata 3,27 larva/rumpun, pengamatan ke-1 (14 HSA) 3,27 larva/rumpun, pengamatan ke 2 (28 HSA) 3,03 larva/rumpun, pengamatan ke 3 (42 HSA) 2,20 larva/rumpun, dan pengamatan ke 4 (56 HSA) 1,13 larva/rumpun. Sedangan untuk perlakuan kontrol populasi hama uret pra aplikasi dan pengamatan ke 1 memiliki rata - rata 3,17 larva/rumpun, dan untuk pengamatan ke 2-4 memiliki rerata populasi 3,23 larva/rumpun. Hama uret yang terserang M. anispoliae akan mati dalam keadaan kaku, berwarna putih, dan tidak berbau. Simpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa agens hayati Metarhizium anisopliae berpengaruh nyata pada populasi dan mortalitas hama uret tanaman tebu dengan persentase mortalitas mencapai 67,5% pada pengamatan ke-4.
Copyrights © 2025