Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan perempuan etnis Batak Toba dalam menghadapi perkawinan pariban di Kota Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan Batak Toba di Kota Medan memiliki pandangan yang bervariasi, namun mayoritas cenderung menolak atau bersikap kritis terhadap tradisi perkawinan pariban. Pandangan ini dipengaruhi oleh pandangan kritis terhadap relevansi tradisi perkawinan pariban di era modern, pengaruh pendidikan, dan lingkungan kota, serta sikap keluarga inti yang cenderung moderat.
Copyrights © 2025