Revolusi digital dalam preservasi naskah klasik masih menyisakan celah dalam pendigitalan karya leksikal kompleks seperti al-Mujam al-Mufahras li Alfaz al-Hadith al-Nabawi. Padahal, karya ini merupakan concordance yang esensial untuk akses semantik terhadap korpus hadis. Pertanyaan penelitian utama yang diangkat adalah: Bagaimana merancang model integrasi data yang mampu mendigitalkan struktur analog al-Mujam al-Mufahras ke dalam repositori hadis digital yang terstandarisasi dan semantik? Menggunakan pendekatan Research and Development (R&D), penelitian ini melakukan dekonstruksi struktural terhadap 1.200 entri sampel, lalu merancang Entity-Relationship Model (ERM) yang menghubungkan lemma, kutipan kontekstual, dan referensi silang dengan teks lengkap Kutub al-Tisah. Implementasi dilakukan melalui algoritma hibrida: Reference Matching (untuk referensi eksplisit) dan Semantic Matching berbasis NLP (cosine similarity) untuk kasus ambigu. Hasil pengujian menunjukkan F1-Score 90%, dengan validasi pakar mencapai 94%. Model ini membuktikan bahwa digitalisasi leksikon hadis bukan hanya alih media, melainkan rekonstruksi pengetahuan yang memungkinkan penemuan ilmiah berbasis semantik dalam studi hadis, filologi digital, dan linguistik Arab.
Copyrights © 2025