Penelitian ini berfokus pada upaya menguji keberhasilan penggunaan media gambar seri berbasis tiga dimensi (3D) sebagai sarana pengembangan kemampuan bercerita bagi peserta didik berusia 5 hingga 6 tahun di TK Aisyiyah 29 Kota Padang. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif melalui rancangan quasi-eksperimen dengan subjek penelitian dipisahkan ke dalam dua kelompok yang mendapat perlakuan berbeda, yakni kelas eksperimen yang diberi intervensi melalui penggunaan rangkaian gambar tiga dimensi, sedangkan kelompok lainnya bertindak sebagai kelas pembanding yang melaksanakan kegiatan belajar menggunakan sarana buku cerita yang dilengkapi ilustrasi. Partisipan penelitian berjumlah 28 anak, ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui tahapan observasi menggunakan Instrumen data telah melalui tahapan pengujian keabsahan serta konsistensi (Cronbach Alpha 0,937). Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji prasyarat statistik, independent sample t-test, serta perhitungan effect size Cohen’s d. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan kemampuan bercerita yang bermakna di antara kedua kelompok (p-value 0,008 < 0,05) yang mengindikasikan bahwa penerapan media tersebut memberi dampak kuat terhadap kemampuan bercerita anak. Temuan tersebut mengarah pada kesimpulan bahwa media gambar seri 3D mampu memberikan pengalaman belajar yang konkret, menarik, interaktif, serta efektif dalam meningkatkan keterampilan bercerita peserta didik.
Copyrights © 2025