Era Industri 5.0 menuntut perusahaan manufaktur untuk mengintegrasikan teknologi canggih dengan kemampuan manusia dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan. Penelitian ini menganalisis strategi pengelolaan sumber daya manusia berbasis kompetensi pada perusahaan manufaktur makanan terkemuka, dengan fokus pada kinerja dan pengembangan talenta. Menggunakan pendekatan mixed-method yang mengombinasikan survei terhadap 250 karyawan dan wawancara mendalam dengan 20 manajer, penelitian ini mengungkapkan bahwa competency-based human resource management (CBHRM) memberikan dampak signifikan terhadap kinerja individu dan organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi teknis, digital literacy, dan soft skills menjadi pilar utama dalam menghadapi transformasi Industri 5.0. Implementasi competency framework yang komprehensif, kombinasi antara upskilling dan reskilling program, serta talent management system yang terintegrasi terbukti meningkatkan produktivitas sebesar 47% dan employee retention rate hingga 89%. Temuan ini memberikan insights praktis bagi perusahaan manufaktur dalam merancang strategi SDM yang adaptif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025