Stunting masih menjadi tantangan serius dalam pemenuhan gizi anak di Indonesia, termasuk di Nagari Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, dengan prevalensi sebesar 6,62%. Penelitian ini bertujuan mengembangkan inovasi pangan lokal berupa NutriBite, yaitu snack bar berbahan daun katuk dan ubi ungu sebagai upaya pencegahan stunting melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan partisipasi ibu balita dan kader posyandu dalam pelatihan serta edukasi gizi. Hasil menunjukkan bahwa NutriBite mengandung sekitar 170 kkal energi, 4,2 gram protein, serta vitamin A, vitamin C, zat besi, dan zinc yang berkontribusi terhadap kebutuhan gizi anak. Respon masyarakat menunjukkan penerimaan positif terhadap rasa, tekstur, dan kemudahan pengolahan produk. Kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengolahan makanan sehat berbasis lokal. Oleh karena itu, pengembangan NutriBite berpotensi menjadi model intervensi gizi komunitas yang kontekstual dan berkelanjutan..
Copyrights © 2025