Kemajuan teknologi digital telah mengubah pola perilaku ekonomi mahasiswa, memicu gaya hidup konsumtif yang menekankan pada kepuasan pribadi dan citra sosial, bukan kebutuhan aktual. Fenomena ini terjadi meskipun mahasiswa telah mempelajari tentang ilmu ekonomi, disebabkan oleh faktor psikologis seperti takut ketinggalan (FoMo), pengaruh dari teman sebaya, serta kurangnya literasi keuangan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan tingkat konsumsi mahasiswa jurusan ekonomi di masa kini, menganalisis pemahaman dan penerapan nilai-nilai pancasila, serta melihat hubungan antara gaya hidup konsumtif dengan penerapan nilai-nilai tetrsebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi pustaka dari berbagai sumber ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara pengetahuan ekonomi yang telah dipelajari dengan perilaku nyata mahasiswa, yang berdampak pada penerapan nilai-nilai Pancasila, terutama dalam menghindari pemborosan. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa pendidikan ekonomi perlu lebih menekankan pengembangan kesadaran moral dan cara mengelola sumber daya secara bijak agar mampu membentuk mahasiswa yang bertanggung jawab.
Copyrights © 2025