Penelitian ini mengkaji implementasi metode membaca berbasis cerita rakyat untuk meningkatkan minat dan aktivitas literasi membaca siswa kelas VI SD di tengah rendahnya literasi Indonesia (PISA 2022). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi pada 6 siswa, hasil menunjukkan minat membaca 84%, aktivitas literasi 82,8%, serta partisipasi sosial 85,5%. Cerita rakyat efektif menumbuhkan antusiasme, pemahaman teks, dan interaksi kelompok, meski diskusi inferensial dan refleksi perlu pembiasaan. Metode ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka, mendukung literasi budaya lokal.
Copyrights © 2025