Desa Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, menghadapi persoalan serius terkait meningkatnya sampah akibat rendahnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan, serta penggunaan gadget yang berlebihan di kalangan anak sekolah. Kedua masalah tersebut berdampak pada kesehatan lingkungan sekaligus perkembangan sosial-emosional anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program edukasi lingkungan dan literasi digital yang dilaksanakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, serta menelaah dampaknya bagi masyarakat. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi lingkungan melalui penyediaan tempat sampah, kerja bakti, dan penyuluhan meningkatkan kesadaran warga menjaga kebersihan desa. Sementara itu, literasi digital melalui penyuluhan bahaya gadget dan pelatihan pemanfaatan teknologi mendorong anak, guru, serta orang tua lebih bijak dalam menggunakan teknologi. Kesimpulannya, integrasi edukasi lingkungan dan literasi digital efektif membangun masyarakat yang peduli lingkungan sekaligus cerdas digital.
Copyrights © 2025