Integrasi nilai budaya lokal dalam pembelajaran geometri melalui perspektif etnomatematika di sekolah dasar bertujuan untuk mengatasi kesulitan siswa dalam memahami konsep-konsep matematika yang abstrak, sekaligus menumbuhkan empati, kreativitas, dan rasa hormat terhadap identitas budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka untuk menganalisis berbagai sumber akademik terkini (2020-2025) dari jurnal terakreditasi, prosiding, dan buku referensi. Hasil kajian menunjukkan bahwa etnomatematika dapat menghubungkan konsep geometri dengan artefak budaya lokal seperti rumah adat, motif batik, dan pola tenun, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna. Pendekatan humanistik dalam etnomatematika menekankan pengembangan siswa secara utuh, meningkatkan motivasi belajar, serta memperkuat keterampilan kognitif, emosional, dan sosial. Integrasi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman geometri tetapi juga membentuk karakter siswa yang lebih manusiawi dan inklusif di tengah globalisasi. Penelitian ini merekomendasikan implementasi model pembelajaran berbasis etnomatematika-humanistik untuk pendidikan dasar di Indonesia guna mencapai tujuan pendidikan abad ke-21.
Copyrights © 2025