JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 9 No. 3 (2025): Desember

Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) terhadap Aktivitas Simpatolitik pada Mencit (Mus musculus)

Umniyah Nabila (Farmasi, Universitas Muhammadiyah Makassar)
Puteri Naifha Nianda Sirvan (Farmasi, Universitas Muhammadiyah Makassar)
Ayu Ayu (Farmasi, Universitas Muhammadiyah Makassar)
Andi Aisyah Fitria Pratiwi (Farmasi, Universitas Muhammadiyah Makassar)
Andi Sargina Saleha As (Farmasi, Universitas Muhammadiyah Makassar)
Fitri Fairah (Farmasi, Universitas Muhammadiyah Makassar)
Nur Halizah. H (Farmasi, Universitas Muhammadiyah Makassar)
Aidil Adhar (Farmasi, Universitas Muhammadiyah Makassar)
Andi Utari Prasetya Nigrum (Farmasi, Universitas Muhammadiyah Makassar)



Article Info

Publish Date
19 Dec 2025

Abstract

Daun sirsak (Annona muricata L.) diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan asetogenin yang berpotensi memengaruhi aktivitas sistem saraf otonom, khususnya melalui mekanisme simpatolitik. Penelitian ini bertujuan menilai aktivitas simpatolitik ekstrak daun sirsak pada mencit (Mus musculus) serta mengidentifikasi pola respons dosis berdasarkan parameter fisiologis yang diamati. Sembilan ekor mencit jantan dibagi ke dalam tiga kelompok perlakuan, masing-masing menerima ekstrak dengan konsentrasi 1%, 2%, dan 4%. Ekstrak diperoleh melalui proses pemanasan simplisia pada suhu 90–98°C dan kemudian diencerkan hingga mencapai konsentrasi uji. Parameter yang diamati mencakup respons simpatolitik (SL) sebagai indikator utama, serta parameter pendukung lainnya (PSM, PSL, SM, ANA, SSSP, DSSP, RO). Hasil menunjukkan bahwa respons simpatolitik merupakan efek dominan pada seluruh konsentrasi, dengan nilai 56,34% pada 1%, meningkat menjadi 61,85% pada 2%, dan sedikit menurun menjadi 60,71% pada 4%. Beberapa parameter pendukung seperti PSL, SM, dan SSSP menunjukkan respons tertinggi pada konsentrasi 2%, sementara ANA dan PSM cenderung menurun seiring peningkatan dosis. Adapun DSSP dan RO memperlihatkan peningkatan pada konsentrasi 4%. Secara keseluruhan, konsentrasi 2% memberikan efek paling optimal dan konsisten terhadap aktivitas simpatolitik. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak daun sirsak berpotensi sebagai agen simpatolitik alami yang mampu menurunkan aktivitas saraf simpatis, dengan konsentrasi 2% sebagai dosis paling efektif dalam kondisi penelitian ini. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi mekanisme molekuler secara lebih mendalam serta mengevaluasi aspek keamanan penggunaan jangka panjang.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...