JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 9 No. 3 (2025): Desember

Peran Data Kependudukan dan Tata Kelola Hutan dalam Pembangunan Berkelanjutan

Hadana Zahwa (Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Negeri Padang)
Hawa Dwi Pitrisia (Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang)
Rizki Syafril (Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
23 Dec 2025

Abstract

Pertumbuhan penduduk, dinamika sosial, dan perubahan tata guna lahan menjadi tantangan utama pembangunan di Indonesia. Data kependudukan berperan sebagai dasar perencanaan pembangunan, sementara tata kelola hutan memastikan keberlanjutan sumber daya alam dan ruang hidup. Artikel ini bertujuan menganalisis hubungan antara administrasi kependudukan, tata kelola hutan, serta interaksi keduanya dalam perspektif pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan di BKKBN dan KLHK, studi dokumen, serta kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi administrasi kependudukan melalui SIAK, KTP-el, dan data keluarga telah meningkatkan akurasi data, namun masih menghadapi kendala kesenjangan infrastruktur dan kualitas SDM. Sementara itu, tata kelola hutan KLHK melalui RKTN, RKTP, RPHJP/KPH, serta program perhutanan sosial seluas 8,32 juta ha menunjukkan arah kebijakan yang partisipatif dan berlapis. Artikel ini menegaskan bahwa integrasi data kependudukan dengan kebijakan tata kelola hutan sangat krusial dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, terutama pada aspek adaptasi penduduk, pengendalian ruang, dan mitigasi tekanan ekologis.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...