Penyesuaian diri merupakan tantangan utama bagi mahasiswa baru terutama yang pergi merantau dari kampung halaman. Mereka harus mengahdapi perubahan ingkungan sosial, akademik, dan budaya secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna dukungan sosial serta proses penyesuaian diti mahasiswa baru perantau di UIN Walisongo Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuakitatis dengan desain fenomenologis dengan melibatkan empat partisipan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan coding tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyesuaian diri mahasiswa mencakup empat tema utama, yakni dukungan sosial, adaptasi akademik, adaptasi sosial budaya, dan koping emosional. dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, serta pengalaman pendidikan sebelumnya berperan besar dalam membantu mahasiswa mengurangi stres dan menghadapi perubahan lingkungan. Mahasiswa juga mengembangkan strategi belajar, menyesuaikan diri dengan perbedaan budaya, serta meggunakan koping emosional untuk mengelola tekanan psikologis. Secara keseluruhan, dapat disimpulakn bahwa penyesuaian diri mahasiswa perantau merupakan proses multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor sosial, akademik, dan emosisonal secara stimulan.
Copyrights © 2025