Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan peserta didik dalam mengaitkan nilai-nilai Pancasila dengan situasi kehidupan sehari-hari serta terbatasnya penggunaan media pembelajaran kontekstual yang mampu menumbuhkan sikap sesuai Pancasila. Pembelajaran yang berlangsung cenderung berfokus pada hafalan sehingga peserta didik mengalami kesulitan memahami makna nilai Pancasila dalam praktik nyata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penerapan sikap Pancasila peserta didik melalui penggunaan media cerita kehidupan sehari-hari yang diintegrasikan dalam model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selain itu, landasan teori untuk analisis dan diskusi diperoleh dari berbagai sumber referensi, seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan. Subjek penelitian adalah peserta didik yang menunjukkan hambatan dalam memahami nilai Pancasila, khususnya dalam aspek kerja sama, kedisiplinan, keberanian berpendapat, serta kemampuan menghubungkan peristiwa dengan sila Pancasila. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi sikap, penilaian proyek, dan evaluasi pemahaman nilai. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan penerapan sikap Pancasila pada setiap indikator. Peserta didik semakin mampu mengidentifikasi nilai dalam cerita, berpartisipasi aktif dalam diskusi memecahkan permasalahan, dan menghasilkan proyek yang mencerminkan nilai Pancasila. Secara keseluruhan, penerapan media cerita kehidupan sehari-hari terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman sekaligus praktik sikap Pancasila dalam pembelajaran di sekolah dasar.
Copyrights © 2025