Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan sarana dan prasarana terhadap kedisiplinan stakeholder di SMPN 40 Surabaya. Dengan menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa pengelolaan sarpras memiliki pengaruh signifikan terhadap kedisiplinan stakeholder. Setiap peningkatan satu unit dalam pengelolaan sarpras dapat meningkatkan kedisiplinan stakeholder. Meskipun distribusi data tidak normal, uji Spearman Rho menunjukkan hubungan positif antara pengelolaan sarana prasarana dan kedisiplinan stakeholder. Penelitian ini juga mengonfirmasi bahwa sarpras berperan sebagai faktor strategis dalam membentuk budaya disiplin, karena kondisi sarpras yang baik mempermudah proses belajar dan mendukung perilaku tertib. Temuan ini sejalan dengan teori manajemen sarpras yang menekankan pentingnya fasilitas fisik dalam pembentukan disiplin. Berdasarkan hasil ini, disarankan agar sekolah meningkatkan kualitas sarpras dan memeliharanya secara terencana untuk mendukung pembentukan kedisiplinan yang lebih baik. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam literatur dengan menyoroti besarnya pengaruh pengelolaan sarpras terhadap kedisiplinan.
Copyrights © 2025