Penelitaian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam upaya pendeteksian awal terhadap gangguan perilaku pada anak usia dini. Metode yang diterapkan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada guru PAUD di TK Pelangi, Medan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa guru memegang peranan strategis dalam melakukan pengamatan, pengenalan, serta pengidentifikasian indikasi awal gangguan perilaku, seperti temperamen yang sulit dikendalikan, perilaku tantrum, interaksi sosial, dan kestabilan emosi anak. Proses deteksi dini dilakukan melalui pengamatan secara terus menerus terhadap perilaku, interaksi sosial, serta ekspresi emosional anak selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Selain itu, keberhasilan deteksi sini dipengaruhi oleh pemaham guru mengenai karakteristik anak dan adanya kerja sam antara guru, orang tua, serta pihak sekolah. Meskipun demikian, perbedaan pandangan orang tua dan keterbatasan waktu dalam berkomunikasi menjadi kendala yang dihadapi. Oleh sebab itu, diperlukan pola komunikasi yang efektif dan kolaboratif untuk mendukung perkembangan anak secara optimal.
Copyrights © 2025