Penelitian ini mengkaji fenomena living together di kalangan mahasiswa dengan menganalisis persepsi mereka berdasarkan pandangan Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pemahaman mahasiswa mengenai living together, menilai sikap mereka terhadap praktik tersebut, serta melihat sejauh mana ajaran Islam memengaruhi pandangan mereka. Penelitian ini juga bertujuan mengetahui pengaruh nilai agama, moral, hukum, dan sosial terhadap respons mahasiswa terhadap tren gaya hidup modern. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan melibatkan 30 responden dari berbagai fakultas dan universitas, hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memandang living together sebagai praktik yang bertentangan dengan prinsip Islam, mendekati zina, dan berpotensi merusak tatanan moral serta sosial masyarakat Muslim. Mahasiswa menekankan bahwa pernikahan merupakan satu-satunya jalan sah dan bernilai ibadah untuk hidup bersama, serta melihat peran keluarga sebagai faktor penting dalam mencegah praktik tersebut. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa meskipun mahasiswa terpapar modernisasi dan nilai-nilai liberal, internalisasi nilai agama dan moral tetap menjadi dasar utama dalam membentuk sikap mereka terhadap living together.
Copyrights © 2025