Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Cooperative Learning tipe Three-Step Interview terhadap motivasi belajar dan kesadaran sosial siswa di sekolah dasar. Model ini melibatkan kegiatan wawancara berpasangan secara bergantian dalam kelompok kecil yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif, keterampilan komunikasi, dan empati antar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment), melibatkan dua kelas sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar dan angket kesadaran sosial yang telah divalidasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol, di mana siswa yang belajar dengan model Three-Step Interview menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan kesadaran sosial yang lebih tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa model Cooperative Learning tipe Three-Step Interview efektif dalam mengembangkan aspek afektif siswa, khususnya di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2025