Transformasi digital di instansi pemerintahan menuntut pemanfaatan teknologi yang tidak hanya berfokus pada sistem, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia dan budaya kerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem informasi, kompetensi digital, dan gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai melalui budaya digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pegawai instansi pemerintahan. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital dan gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap budaya digital dan kinerja pegawai. Sebaliknya, sistem informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap budaya digital maupun terhadap kinerja pegawai melalui budaya digital. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital di instansi pemerintahan lebih ditentukan oleh faktor manusia, kepemimpinan, dan penguatan budaya digital dibandingkan aspek teknologi semata.
Copyrights © 2025