Penelitian ini membahas peran akuntansi dalam pengelolaan anggaran dan pencatatan aset budaya pada kegiatan pelestarian Candi Cangkuang. Pelestarian cagar budaya memerlukan pengelolaan keuangan yang baik agar penggunaan dana dapat dilakukan secara efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan proses perencanaan anggaran, penggunaan dana, serta penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) dalam pencatatan dan pelaporan aset budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi dan penelusuran literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi yang baik mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana pelestarian Candi Cangkuang. Pencatatan aset budaya berbasis SAP membantu penyajian informasi aset secara lebih rapi, sistematis, dan terstruktur sehingga memudahkan pengawasan serta pengambilan keputusan. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia yang memahami akuntansi sektor publik serta kesulitan dalam menentukan nilai aset budaya yang bersifat historis. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pemahaman dan penerapan akuntansi yang lebih optimal agar pengelolaan anggaran dan aset budaya dapat mendukung pelestarian Candi Cangkuang secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025