Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pekinangan dalam perspektif sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Jawa. Melalui interpretasi semiotika, diharapkan mampu memberikan wawasan kepada masyarakat luas, kediri khususnya guna mendukung upaya pelestarian warisan budaya dalam kerangka Sustainable Cities and Communities. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif historis – semiotika. melalui inventarisasi koleksi, analisis morfologis artefak, wawancara dengan kurator, dan pembacaan semiotik. Hasil menunjukkan bahwa pekinangan selain sebagai objek material, juga menyimpan makna identitas kolektif suati masyarakat, status sosial, ruang sosial dan interaksi, serta jejak silang budaya. Berdasarkan hasil kajian, adapun rekomendasi penelitian adalah membuka narasi ruang terbuka budaya sebagai dasar edukasi publik dan program museum.
Copyrights © 2025