Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan strategi hedging valuta asing terhadap kinerja perusahaan, baik dalam hal profitabilitas maupun stabilitas keuangan, dengan studi kasus pada CCEP Indonesia dan The Coca Cola Company (USA). Dua perusahaan multinasional ini dipilih karena profil operasional global dan eksposur terhadap fluktuasi kurs. Data penelitian menggunakan laporan keuangan selama 5 tahun terakhir (2020–2024), meliputi indikator kinerja seperti return on assets (ROA), net profit margin, arus kas, dan nilai perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan perbandingan rasio keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hedging dapat membantu stabilisasi arus kas dan meningkatkan kinerja perusahaan di tengah fluktuasi nilai tukar.
Copyrights © 2025