Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk-bentuk ketidakadilan gender dan nilai-nilai pendidikan karakter yang dibangun dalam drama Sampek Engtay karya N. Riantiarno. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian ini memfokuskan analisis pada representasi ketimpangan gender yang dialami tokoh perempuan serta nilai moral yang tersirat dalam perkembangan karakter tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakadilan gender hadir melalui marginalisasi perempuan dalam pendidikan, pembentukan stereotip, praktik subordinasi, serta pembatasan ruang gerak perempuan di ranah publik. Selain itu, drama ini memuat nilai-nilai pendidikan karakter seperti keberanian, kerja keras, tanggung jawab, empati, kesetiaan, dan pengorbanan. Dengan demikian, Sampek Engtay tidak hanya menjadi kisah tragedi romantis, tetapi juga sarana kritik sosial yang menyoroti budaya patriarki serta media pendidikan moral bagi pembaca maupun penonton.
Copyrights © 2025