Mohammad Kanzunnudin
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muria Kudus

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Nilai Sosial dan Citra Perempuan dalam Cerpen “Rembulan di Mata Ibu” Karya Asma Nadia Gara Zarga Azizi Putri Riyadi; Latifatul Asna; Syarifudin Al Azhari; Mohammad Kanzunnudin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai sosial dan citra perempuan dalam cerpen “Rembulan di Mata Ibu” karya Asma Nadia dengan pendekatan sosiologi sastra. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat serta analisis hermeneutik. Data diperoleh dari teks cerpen dan sumber pendukung berupa teori, jurnal, serta penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan empat nilai sosial utama, yaitu kasih sayang, tanggung jawab, kerja keras, dan religiusitas, yang tercermin dalam tokoh ibu sebagai sosok penyayang, sabar, tegar, dan beriman. Citra perempuan dalam cerpen ini meliputi citra fisik yang sederhana, citra psikis yang kuat dan penuh kesabaran, serta citra sosial sebagai pusat nilai moral dan spiritual keluarga. Cerpen ini merepresentasikan peran penting perempuan Indonesia dalam menjaga keharmonisan sosial dan spiritual keluarga.
Nilai-Nilai Sosial dan Perlawanan dalam Puisi “Peringatan” Karya Wiji Thukul: Kajian Sosiologi Sastra Devanda Rizky Novianti; Elok Triana Azzahra Luckys; Ikhthiyatus Solikhah; Mohammad Kanzunnudin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai sosial dan semangat perlawanan dalam puisi Wiji Thukul "Peringatan" menggunakan pendekatan sosiologis terhadap sastra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa teks puisi yang dianalisis berdasarkan konteks sosial-politik era Orde Baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi ini mengandung nilai-nilai sosial berupa keberanian, solidaritas, tanggung jawab moral terhadap kebenaran, dan perlawanan terhadap ketidakadilan. Wiji Thukul melalui puisinya tidak hanya menyuarakan aspirasi rakyat tertindas, tetapi juga menciptakan ruang kolektif untuk melawan penindasan kekuasaan. Puisi "Peringatan" menjadi simbol perjuangan rakyat jelata dan representasi kondisi sosial-politik Indonesia pada waktu itu.
Ketidakadilan Gender dan Nilai Pendidikan Karakter Karya N. Riantiarno Raya Jayana Putri; Sazkia Indah Putri; Muhammad Dzulkifli; Mohammad Kanzunnudin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk-bentuk ketidakadilan gender dan nilai-nilai pendidikan karakter yang dibangun dalam drama Sampek Engtay karya N. Riantiarno. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian ini memfokuskan analisis pada representasi ketimpangan gender yang dialami tokoh perempuan serta nilai moral yang tersirat dalam perkembangan karakter tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakadilan gender hadir melalui marginalisasi perempuan dalam pendidikan, pembentukan stereotip, praktik subordinasi, serta pembatasan ruang gerak perempuan di ranah publik. Selain itu, drama ini memuat nilai-nilai pendidikan karakter seperti keberanian, kerja keras, tanggung jawab, empati, kesetiaan, dan pengorbanan. Dengan demikian, Sampek Engtay tidak hanya menjadi kisah tragedi romantis, tetapi juga sarana kritik sosial yang menyoroti budaya patriarki serta media pendidikan moral bagi pembaca maupun penonton.
Analisis Naskah Drama Matahari di Sebuah Jalan Kecil Karya Arifin C. Noor Melalui Pendekatan Sosiologi Sastra Dyah Ayu Setyo Astuti; Salzadela Wahyu Kusuma Aulia’; Shofia Nailal Hidayah; Mohammad Kanzunnudin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis naskah drama "Matahari di Jalan Kecil" karya Arifin C. Noor melalui pendekatan sosiologis terhadap sastra. Pendekatan ini digunakan untuk memahami hubungan antara karya sastra dan kondisi sosial masyarakat tempat karya tersebut lahir. Drama ini menggambarkan kehidupan orang biasa yang berjuang di tengah tekanan ekonomi dan ketidaksetaraan sosial. Melalui karakter yang sederhana dan simbol yang kuat, Arifin C. Noor mengkritik realitas sosial dan menekankan nilai-nilai kemanusiaan universal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah ini mencerminkan realitas sosial kemiskinan perkotaan, ketidaksetaraan kelas, dan hilangnya solidaritas sosial. Melalui karya ini, penulis mengajak pembaca untuk menumbuhkan empati dan kesadaran sosial terhadap sesama manusia.
Multisensory Approach to Enhance Early Literacy Skills in Children with Reading Disorders Ning Winantu; Ridho Indra Saputra; Evi Chamalah; Dinda Irdayani Soulisa; Mohammad Kanzunnudin
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 9 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v9i1.16539

Abstract

Keterampilan literasi awal memainkan peran penting dalam mendukung perkembangan akademik anak; namun, anak-anak dengan disleksia sering menghadapi kesulitan yang terus-menerus dalam mengenali huruf, menguraikan kata, dan memahami makna, yang membutuhkan strategi pembelajaran yang tepat yang disesuaikan dengan karakteristik belajar mereka. Studi ini bertujuan untuk menguji efektivitas pendekatan multisensori VAKT (Visual, Auditory, Kinesthetic, dan Tactile) dalam meningkatkan keterampilan literasi awal pada anak dengan disleksia. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Subjek Tunggal (SSR) dengan desain A1–X–A2, yang terdiri dari fase dasar, intervensi, dan pasca-intervensi. Subjeknya adalah anak laki-laki berusia 5–8 tahun yang terdaftar di kelas satu sekolah dasar, dan intervensi dilakukan selama kurang lebih 45 sesi pembelajaran menggunakan aktivitas multisensori yang terstruktur dan berulang. Data dikumpulkan melalui lembar observasi yang berfokus pada empat indikator literasi awal, yaitu pengenalan huruf, penggabungan suku kata, pengenalan dan penulisan kata benda, dan pengucapan kata yang akurat. Temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan di semua indikator literasi, dengan peningkatan tertinggi diamati pada penguasaan kosakata, mencapai 80%. Selain itu, subjek menunjukkan peningkatan motivasi, keterlibatan, dan respons positif selama kegiatan membaca, yang selanjutnya didukung oleh wawancara dengan orang tua. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan multisensori VAKT efektif dalam meningkatkan keterampilan literasi awal dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi anak-anak dengan disleksia, dan direkomendasikan sebagai strategi pengajaran alternatif dalam lingkungan pendidikan inklusif untuk mendukung anak-anak dengan kesulitan belajar.