Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak implementasi Kurikulum Merdeka terhadap kesiapan kerja lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. Penelitian menggunakan metode studi literatur sistematis terhadap artikel-artikel ilmiah terbitan 2020–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan peningkatan signifikan pada kompetensi teknis, soft skills, dan pengalaman kerja siswa melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), pembelajaran berbasis proyek, serta kemitraan industri dalam implementasi Program Sekolah Pusat Keunggulan. Namun demikian, tantangan berupa kesiapan guru, fasilitas industri yang belum merata, dan minimnya kolaborasi berkelanjutan masih menjadi hambatan. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk memperkuat kolaborasi industri, meningkatkan kompetensi guru, serta menyediakan regulasi dan pendanaan yang lebih kuat untuk implementasi efektif Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2025