Radikalisme merupakan ancaman serius bagi keutuhan bangsa Indonesia, terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa yang berada pada fase pencarian jati diri dan sangat terpapar informasi digital. Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) memiliki peran strategis sebagai upaya preventif dalam mencegah penyebaran paham radikal melalui penanaman nilai-nilai Pancasila, penguatan sikap toleransi, serta pembentukan karakter warga negara yang kritis dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam mencegah radikalisme di kalangan pelajar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai buku, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PKN berperan sebagai benteng ideologi bangsa melalui internalisasi nilai kebangsaan, pengembangan literasi digital, serta pembelajaran yang dialogis dan kontekstual. Dengan implementasi yang tepat, Pendidikan Kewarganegaraan mampu membentuk generasi muda yang memiliki daya tangkal terhadap ideologi radikal dan menjunjung tinggi persatuan nasional.
Copyrights © 2025