Penelitian ini mengkaji penerapan teori behaviorisme dalam psikologi dakwah untuk membentuk perilaku belajar siswa pada konteks pendidikan agama Islam. Pendekatan behaviorisme yang menekankan stimulus, respons, dan reinforcement digunakan sebagai kerangka konseptual dalam pembentukan perilaku belajar yang terukur dan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan kajian literatur dan pendekatan empiris melalui observasi serta analisis perilaku belajar. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan reinforcement positif dan negatif mampu meningkatkan motivasi belajar, kedisiplinan, dan internalisasi nilai-nilai keagamaan. Dengan demikian, teori behaviorisme relevan diterapkan dalam psikologi dakwah sebagai strategi pembelajaran yang sistematis dan kontekstual.
Copyrights © 2026