Fenomena overtourism di Kuta, Bali terus memunculkan tekanan lingkungan, sosial, dan infrastruktur yang mendesak adanya perubahan menuju pariwisata yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana nilai-nilai kewarganegaraan lingkungan, tanggung jawab bersama, dan kepedulian sosial dapat menjadi dasar pengembangan ekowisata di kawasan Kuta melalui kajian literatur atas artikel ilmiah, laporan kebijakan, dan publikasi terkait pariwisata berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, penelitian merumuskan strategi yang menekankan pentingnya pengelolaan pesisir secara bijak, peningkatan peran masyarakat, serta pengalaman wisata yang lebih etis dan bertanggung jawab. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan kewarganegaraan dan penerapan nilai partisipatif berpotensi mendukung transisi Kuta dari overtourism menuju ecotourism. Rekomendasi mencakup penyusunan kebijakan yang adaptif, kampanye edukasi publik, dan modal pengelolaan wisata yang mengutamakan keberlanjutan serta kesejahteraan masyarakat lokal.
Copyrights © 2026