Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola makan sehat yang diterapkan pada anak usia dini serta faktor-faktor yang memengaruhinya di Kelurahan Lakudo, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang mencakup empat tahap, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Subjek penelitian adalah empat orang tua yang memiliki anak usia PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan sehat pada anak usia dini di Kelurahan Lakudo pada umumnya telah diterapkan, meskipun belum optimal. Orang tua menyediakan makanan yang bervariasi dan disesuaikan dengan kemampuan ekonomi serta ketersediaan bahan pangan di rumah. Menu utama yang sering diberikan kepada anak antara lain nasi putih, nasi goreng, telur dadar, tumis kangkung, sop sayur, tahu dan tempe goreng. Susu jarang diberikan kepada anak. Anak-anak umumnya makan tiga kali sehari dengan tambahan camilan sehat seperti bolu pisang dan sejenisnya. Sayuran lebih sering dikonsumsi dibandingkan buah, karena keterbatasan akses buah yang hanya tersedia saat hari pasar yang dibuka dua kali dalam seminggu. Selain itu, orang tua cenderung membatasi pemberian makanan instan dan jajanan dari warung. Faktor-faktor yang memengaruhi pola makan sehat anak usia dini di wilayah tersebut antara lain keterbatasan ekonomi dan kurangnya pengetahuan orang tua tentang gizi. Kesimpulannya, pola makan anak usia dini di Kelurahan Lakudo telah mencakup karbohidrat dan sebagian protein, namun belum seimbang karena dominasi sayuran, rendahnya konsumsi buah, serta minimnya asupan protein hewani. Variasi menu dan pemenuhan gizi anak masih perlu ditingkatkan untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal.
Copyrights © 2026