JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 10 No. 1 (2026)

Pembaruan Hukum Digital Etika Kecerdasan Buatan Berbasis Pancasila sebagai Solusi Ancaman Deepfake

Bagas Saputra (Akuntansi, Universitas Pendidikan indonesia)
Muhammad Alif Al Ghazali (Akuntansi, Universitas Pendidikan indonesia)
Nazhif Syuja Adami (Akuntansi, Universitas Pendidikan indonesia)
Supriyono Supriyono (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Pendidikan Indonesia)



Article Info

Publish Date
17 Jan 2026

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan, khususnya teknologi deepfake, menimbulkan tantangan serius dalam aspek etika, hukum, dan perlindungan hak asasi manusia di ruang digital. Kemampuan deepfake dalam memanipulasi visual dan audio secara realistis berpotensi disalahgunakan untuk kejahatan siber, disinformasi, serta pelanggaran privasi. Regulasi di Indonesia saat ini masih bersifat parsial dan belum secara khusus mengatur pemanfaatan kecerdasan buatan, terutama deepfake. Penelitian ini bertujuan mengkaji urgensi pembaruan hukum digital melalui pendekatan etika kecerdasan buatan berbasis nilai-nilai Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, peraturan perundang-undangan, dan laporan institusi terkait kecerdasan buatan dan deepfake. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila relevan sebagai landasan etis dalam merumuskan kebijakan hukum digital yang berkeadilan, beradab, dan berorientasi pada kemanusiaan, sehingga mampu merespons ancaman penyalahgunaan teknologi deepfake secara komprehensif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...