Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw serta menganalisis tingkat keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran seni tari di SMP PGRI Cikande. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, baik saat diskusi maupun praktik tari. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, menggunakan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Jigsaw mampu meningkatkan keaktifan siswa, ditandai dengan meningkatnya partisipasi dalam diskusi, kerjasama kelompok, serta kepercayaan diri saat mempraktikkan gerak tari. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti perbedaan kemampuan antar siswa dan kebutuhan waktu yang lebih panjang untuk koordinasi. Secara keseluruhan, model Jigsaw dinilai efektif dalam meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa pada pembelajaran seni tari.
Copyrights © 2026