Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi dan efektivitas asesmen formatif sebagai bagian integral dari Kurikulum Merdeka, khususnya dalam mendukung Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) pada peserta didik Fase B Kelas 3 di SDN Tangerang 4. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara guru, dan analisis dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau Modul Ajar yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Asesmen Formatif diterapkan dengan baik dan terbukti efektif dalam memicu deep learning, dengan teknik pertanyaan pemantik atau Probing menjadi yang paling dominan di gunakan guru (40% dari total frekuensi asesmen formatif). Namun, tantangan utama ditemukan pada aspek manajemen waktu pemberian umpan balik tertulis, yang di akui oleh 100% guru. Kesimpulannya, Asesmen Formatif memainkan peran krusial dalam mempromosikan pemahaman konsep yang lebih dalam (deep learning), namun perlu penguatan pada aspek feedback loop dan tindak lanjut.
Copyrights © 2026