Penggunaan smartphone sebelum tidur dan begadang dapat menjadi faktor penyebab insomnia yang berkelebihan. Kebiasaan ini dapat mengganggu ritme tidur alami tubuh. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecanduan smartphone dengan insomnia pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa skala kecanduan smartphone dan skala kualitas tidur. Subjek penelitian berjumlah 383 orang dari 129.403 partisipan, Alat ukur skala psikologis digunakan sebagai metode pengumpulan data dalam penelitian ini. Teknis analisis data dengan pengujian instrument penelitian, uji asumsi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pengujian asumsi yaitu normalitas dan linearitas hasil pengujian normalitas dinyatakan signifikan karena nilai signifikansi pada pengujian normalitas lebih besar dari 0,05 atau 0,344> 0,05. Pengujian lineritas data pengujian menunjukkan bahwa ada hubungan yang liner antara variabel X (Kecanduan Smartphone) dan Y (Gangguan Tidur), hasil menunjukkan 0,721 > 0,05. Pada pengujian hipotesis hasil pengujian nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima. Nilai 0,751 pada person correlation menunjukkan Tingkat derajat hubungan korelasi yang kuat. Kesimpulan dalam penelitian ini yakni terdapat Hubungan yang signifikan antara Kecanduan Smartphone dan Insomnia pada Emerging Adult di Kota Kupang.
Copyrights © 2026