Rizky Pradita Manafe
Psikologi, Universitas Nusa Cendana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan antara Kecerdasan Spiritual dengan Resiliensi Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Nusa Cendana Sesilia Varenly Dima; Yendris K. Syamruth; Rizky Pradita Manafe; Mariana Dinah Ch. Lerik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir menghadapi berbagai tekanan akademik, terutama dalam penyelesaian tugas akhir yang dapat mempengaruhi kesehatan mental mereka. Resiliensi sebagai kemampuan bertahan dan beradaptasi terhadap tekanan menjadi penting, dan kecerdasan spiritual diduga memiliki peran dalam membentuk resiliensi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan spiritual dengan resiliensi mahasiswa tingkat akhir Universitas Nusa Cendana. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Partisipan penelitian adalah 332 mahasiswa tingkat akhir (usia 21-23 tahun) yang sedang mengerjakan skripsi, dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan Skala Kecerdasan Spiritual (26 item, α = 0,855) dan Skala Resiliensi (27 item, α = 0,797). Data dianalisis menggunakan korelasi Spearman Rank melalui IBM SPSS Statistics 27. Mayoritas mahasiswa memiliki kecerdasan spiritual kategori sedang (45,8%) dan resiliensi kategori sedang (40,1%). Analisis korelasi Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan spiritual dengan resiliensi (ρ = 0,268, p < 0,001), meskipun kekuatan hubungan tergolong lemah. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan spiritual dengan resiliensi mahasiswa tingkat akhir. Peningkatan kecerdasan spiritual dapat membantu memperkuat resiliensi, namun diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan faktor-faktor lain seperti dukungan sosial dan pelatihan keterampilan psikologis.
Hubungan antara Kecanduan Smarthphone dan Insomnia pada Emerging Adult di Kota Kupang Sherly Armandhina Sequeira Suni; R Pasifikus C.H Wijaya; Rizky Pradita Manafe
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36287

Abstract

Penggunaan smartphone sebelum tidur dan begadang dapat menjadi faktor penyebab insomnia yang berkelebihan. Kebiasaan ini dapat mengganggu ritme tidur alami tubuh. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecanduan smartphone dengan insomnia pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa skala kecanduan smartphone dan skala kualitas tidur. Subjek penelitian berjumlah 383 orang dari 129.403 partisipan, Alat ukur skala psikologis digunakan sebagai metode pengumpulan data dalam penelitian ini. Teknis analisis data dengan pengujian instrument penelitian, uji asumsi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pengujian asumsi yaitu normalitas dan linearitas hasil pengujian normalitas dinyatakan signifikan karena nilai signifikansi pada pengujian normalitas lebih besar dari 0,05 atau 0,344> 0,05. Pengujian lineritas data pengujian menunjukkan bahwa ada hubungan yang liner antara variabel X (Kecanduan Smartphone) dan Y (Gangguan Tidur), hasil menunjukkan 0,721 > 0,05. Pada pengujian hipotesis hasil pengujian nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima. Nilai 0,751 pada person correlation menunjukkan Tingkat derajat hubungan korelasi yang kuat. Kesimpulan dalam penelitian ini yakni terdapat Hubungan yang signifikan antara Kecanduan Smartphone dan Insomnia pada Emerging Adult di Kota Kupang.