Kurikulum Merdeka menekankan pengembangan kompetensi peserta didik secara holistik melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa, salah satunya melalui penilaian autentik. Penilaian autentik menilai proses dan hasil belajar peserta didik melalui tugas yang kontekstual, bermakna, dan relevan kehidupan nyata. Keberhasilan penerapannya sangat dipengaruhi pemahaman dan persepsi guru sebagai pelaksana utama kurikulum. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi guru Sekolah Dasar terhadap penilaian autentik pada pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SDS Bina Nusa Kecamatan Rajeg. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui penelitian lapangan. Subjek penelitian terdiri atas satu guru sekolah dasar. Teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan guru memiliki pemahaman yang baik terhadap penilaian autentik dan menilainya selaras prinsip Kurikulum Merdeka, meskipun masih menghadapi kendala waktu dan administrasi.
Copyrights © 2026